Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

7 Atlet Tulungagung Bertolak ke PON XXI Aceh-Sumut, KONI Siapkan Skema Pencairan Reward

Aditya Yuda Setya Putra • Sabtu, 7 September 2024 | 02:20 WIB
Tujuh atlet asal Tulungagung masuk dalam kontingen Jawa Timur (Jatim) untuk berlaga di PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Tujuh atlet asal Tulungagung masuk dalam kontingen Jawa Timur (Jatim) untuk berlaga di PON XXI Aceh-Sumut 2024.

TULUNGAGUNG - Tujuh atlet asal Tulungagung masuk dalam kontingen Jawa Timur (Jatim) untuk berlaga di PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Tingginya target KONI Jatim di kejuaraan tahun ini membuat KONI Tulungagung ancang-ancang menyiapkan anggaran bonus bagi atlet peraih medali.

Ketua KONI Tulungagung, Suwarsono menerangkan, total tujuh atlet masuk dalam kontingen Jatim di PON tahun ini.

Rinciannya, dua atlet berlaga di cabor trilomba, dua atlet di cabor balap sepeda, dan masing-masing satu atlet di cabor futsal, senam, dan panahan.

"Sebagian besar bertanding di Sumut. Lalu, dua atlet di cabor triatlon bertanding di Aceh," sebutnya.

Pembukaan PON XXI Aceh-Sumut 2024 memang baru akan digelar pada 9 Agustus mendatang.

Tapi, beberapa cabor sudah mulai dilombakan sejak beberapa hari lalu. Untuk diketahui, ada sebanyak 33 cabor yang dipertandingkan.

Lalu, pada Jumat (6/8/2024), total ada lima cabor yang dilombakan. Rinciannya, cabor angkat besi, barongsai, kriket, mountain bike (MTB), dan softball.

"Kalau secara resmi, PON digelar pada 9-20 Agustus," kata Suwarsono.

Dia mengungkapkan, KONI Provinsi Jatim kembali mentargetkan juara umum di multievent terakbar tingkat nasional tahun ini.

Itu tak lepaa dari banyaknya prestasi Jatim yang diraih di beberapa gelaran multievent sebelumnya.

"Dari dulu secara tradisi, kita (Jatim, Red) tradisi finis di dua besar klasemen. Antara juara satu atau dua. Di PON Papua kemarin kita dapat juara dua. Karena ini KONI provinsi ingin ada peningkatan prestasi di PON tahun ini," bebernya.

Menurutnya, target yang dipatok KONI provinsi terbilang realistis. Tapi, di sisi lain, hal ini membuahkan konsekuensi bagi KONI di tingkat kota/kabupaten.

Yaitu, harus bersiap "merogoh kocek" lebih dalam dalam upaya penyediaan reward alias anggaran bonus bagi atlet berprestasi.

Buntutnya, KONI Tulungagung berencana mencairkan anggaran bonus di tahun depan. Tapi, itu bisa dilakukan setelah lembaga induk keolahragaan ini berkomunikasi dengan pemkab melalui dispora.

"Bonusnya mungkin dicairkan setelah haornas. Kemungkinan besar tahun depan. Karena anggaran kami juga terbatas. Jadi, harus melalui anggaran hibah dari dispora," akunya.

Akibat anggaran yang cupet, KONI Tulungagung terpaksa memangkas anggaran haornas (Hari Olahraga Nasional) untuk kebutuhan akomodasi atlet di venue PON tahun ini. Total ada tujuh atlet dan tiga ofisial dari Tulungagung yang bertolak ke venue PON.

"10 orang itu masing-masing kita beri Rp 2,5 juta untuk akomodasi. Itu berasal dari anggaran untuk haornas senilai Rp 300 juta. Jadi, kita split Rp 25 juta untuk 10 orang yang berangkat ke PON," ujar Suwarsono.

Meski begitu, dia mengimbau atlet Tulungagung tetap menunjukkan performa terbaiknya saat berlaga di vene PON.

Selain untuk mengharumkan nama Jatim di kancah nasional, atlet Tulungagung juga harus mengharumkan nama daerahnya.

"Tetap fokus dan main bagus. Mudah-mudahan bisa dapat banyak medali emas untuk Jatim," tandasnya.

Untuk diketahui, hingga berita ini ditulis pada Jumat (6/8/2024) sore, kontingen Jatim masih berada di posisi 2 klasemen sementara PON XXI Aceh-Sumut 2024 dengan raihan sembilan medali emas, empat medali perak, dan sembilan medali perunggu.

Sedangkan, posisi 1 klasemen masih dihuni Provinsi Jabar dengan torehan sembilan medali emas, sepuluh perak, dan sembilan perunggu.

Papan klasemen bisa berubah sewaktu-waktu seiring rekpitulasi hasil pertandingan yang digelar.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#atlet #haornas #pon