Radar Tulungagung - Makam Tumpak Mergo di Desa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung Tulungagung merupakan salah satu makam wingit yang ada di Tulungagung.
Kemudian untuk mencapai area makam Tumpak Mergo ini perlu melalui anak tangga yang telah disediakan, dimana jarak untuk mencapai makam Tumpak Mergo sejauh 100 meter.
Pada area makam, terdapat dua makam keramat yang diyakini menjadi tempat bersemayamnya tokoh berpengaruh di masa lalu.
Masyarakat setempat mengenal tokoh tersebut dengan sebutan Makam Mbah Tumpak Mergo. Tak hanya itu, juga terdapat kabar burung bahwasannya makam itu merupakan makam dari Sunan Bonang, salah satu Wali Songo.
Kendati tidak dapat dibuktikan secara riil, makam keramat di area pemakaman Tumpak Mergo ini masih menjadi misteri hingga saat ini.
Kelestarian makam di pemakaman Tumpak Mergo penting untuk dijaga kelestariannya. Pasalnya persemayaman itu merupakan bukti sejarah peradaban di wilayah Tumpak Mergo.
Berdasarkan sejarah dan catatan yang ada, makam Sunan Bonang yang asli berada di Kabupaten Tuban.
Meski makam keramat di wilayah pemakaman Tumpak Mergo bukan makam Sunan Bonang, keberadaan makam yang misterius ini memiliki aura yang kuat sehingga menarik perhatian para peziarah maupun pecinta sejarah dan budaya.
Bahkan terdapat sebagian masyarakat yang percaya apabila makam keramat di pemakaman Tumpak Mergo ini merupakan tempat bersemayamnya Sayyid Abdul Rohman dan Sayyid Abdul Rohim.
Dimana kedua tokoh tersebut merupakan seorang pedagang dermawan keturunan Arab.Selain itu, juga terdapat beberapa kisah misteri yang mencuat terkait pemakaman Tumpak Mergo.
Salah satunya yakni terciumnya bau bunga atau kemenyan yang harum semerbak berasal dari makam tersebut.
Diketahui bau-bau ini sering muncul disaat-saat tertentu, terutama saat peziarah yang datang ke lokasi tersebut.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz