Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lestarikan Tradisi Asli Tulungagung, Reog Kendang Kreasi Seniman Rejosari Naik Kelas

Rinto Wahyu Hidayat • Rabu, 7 Mei 2025 | 04:57 WIB
Kendang produksi Seniman Desa Rejosari Tulungagung dapat bersaing
Kendang produksi Seniman Desa Rejosari Tulungagung dapat bersaing

Radar Tulungagung — Di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi, tradisi tetap menemukan ruang hidupnya di Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung.

Salah satu bentuk pelestarian tersebut hadir melalui kerajinan kendang reog, yang terus diproduksi secara konsisten oleh unit usaha rumahan bernama Sidojoyo.

Usaha ini menjadi representasi dari ketekunan masyarakat desa dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya.

Sejak mulai berproduksi pada tahun 2014, Sidojoyo memfokuskan diri pada pembuatan kendang reog setengah jadi, yang kemudian didistribusikan ke berbagai daerah untuk diselesaikan dan dipasarkan.

Berlokasi di Dusun Krajan, Desa Rejosari, kegiatan produksi berlangsung setiap hari dengan rata-rata 100 unit kendang dalam bentuk setengah jadi.

Proses pengerjaan melibatkan keterampilan pengolahan kayu, khususnya kayu mahoni, yang dipilih karena kekuatan dan kualitas resonansi suara yang dihasilkan.

Setelah proses pembentukan dasar, kendang-kendang tersebut dikirim ke wilayah lain, salah satunya Kabupaten Blitar, untuk proses finishing seperti pelapisan kulit dan pengecatan.

Sistem ini menciptakan pola produksi terintegrasi antarwilayah, yang tidak hanya mempertahankan nilai budaya, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.

Di tengah tantangan perubahan zaman, keberadaan usaha seperti Sidojoyo menunjukkan bahwa seni tradisional tetap memiliki tempat dan nilai jual.

Kendang reog yang dihasilkan bukan sekadar alat musik, tetapi juga simbol dari ketahanan budaya dan semangat produktivitas masyarakat desa.(rin)

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#tulungagung #kendang #reog kendang