TULLUNGAGUNG- Kali Ngrowo bukan sekadar sungai besar yang membelah wilayah Tulungagung, Jawa Timur.
Di balik aliran airnya yang tenang, tersimpan sebuah legenda rakyat yang masih hidup dalam cerita turun-temurun warga lokal.
Bagi masyarakat Tulungagung, Legenda Kali Ngrowo bukan hanya kisah masa lalu, melainkan bagian dari identitas dan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Asal Usul Kali Ngrowo
Nama Ngrowo berasal dari bahasa Jawa yang berarti "rawa" atau "daerah rendah yang tergenang air". Konon, dahulu kawasan sekitar sungai ini merupakan wilayah rawa-rawa luas yang dianggap keramat oleh penduduk setempat.
Di sanalah dipercaya pernah hidup seorang pertapa sakti bernama Mbah Rowo.
Menurut cerita, Mbah Rowo adalah sosok bijak yang memiliki kesaktian luar biasa. Ia sering menolong warga sekitar dengan pengetahuannya tentang alam, cuaca, dan pertanian.
Namun suatu hari, Mbah Rowo menghilang secara misterius. Tak lama setelah kepergiannya, daerah sekitar rawa itu berubah menjadi sungai besar yang kini dikenal sebagai Kali Ngrowo.
Legenda Kali Ngrowo mengandung banyak nilai moral dan filosofi Jawa. Sosok Mbah Rowo digambarkan sebagai lambang kebijaksanaan, kesederhanaan, dan ketulusan dalam membantu sesama.
Hal ini menginspirasi warga Tulungagung untuk hidup selaras dengan alam dan menjaga tradisi tolong-menolong di tengah masyarakat.
Selain itu, aliran Kali Ngrowo juga dianggap sebagai simbol keberlanjutan hidup. Sungai ini menjadi sumber irigasi penting bagi pertanian lokal dan turut menopang kehidupan ekonomi warga di sekitarnya.
Tak heran jika sungai ini tidak hanya penting secara geografis, tetapi juga spiritual dan kultural.
Cerita yang Masih Hidup hingga Kini
Meski zaman telah berubah, Legenda Kali Ngrowo tetap hidup dalam berbagai bentuk. Anak-anak masih mendengar kisahnya dari kakek-nenek mereka, dan sesekali cerita itu muncul dalam pertunjukan seni tradisional seperti wayang, tembang, atau kethoprak lokal.
Di beberapa desa sekitar sungai, warga bahkan masih menggelar ritual sederhana sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan alam.
Ini menunjukkan bahwa legenda bukan sekadar mitos, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari.
Legenda Kali Ngrowo adalah warisan budaya yang memperkaya identitas Tulungagung. Cerita ini mengajarkan kita tentang hubungan harmonis antara manusia dan alam, serta pentingnya menjaga nilai-nilai leluhur.
Di tengah kemajuan zaman, kisah-kisah seperti ini tetap relevan untuk dipelajari dan dihargai.
Mari kita jaga Kali Ngrowo bukan hanya sebagai sumber air, tapi juga sebagai penjaga sejarah dan jiwa masyarakat Tulungagung.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz