RADAR TULUNGAGUNG- Ibarbo Park Yogyakarta mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Destinasi wisata baru yang berlokasi di Jalan Magelang KM 14, Sleman, Yogyakarta ini ramai diserbu wisatawan hingga antrean kendaraan mengular sampai ke jalan raya, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
Banyak warganet penasaran, apa sebenarnya daya tarik Ibarbo Park Yogyakarta hingga rela mengantre panjang hanya untuk masuk ke kawasan wisata ini.
Dari berbagai ulasan pengunjung dan konten video YouTube yang viral, tempat ini menawarkan konsep unik berupa kota kartun terbesar di Yogyakarta yang memadukan edukasi, hiburan, dan wisata keluarga dalam satu area luas.
Destinasi Wisata Baru Sejak 2024
Ibarbo Park mulai beroperasi pada tahun 2024 dan langsung mencuri perhatian publik. Dengan area parkir yang sangat luas dan mampu menampung bus pariwisata, tempat ini dirancang sebagai destinasi ramah keluarga, termasuk wisatawan dari luar daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Jam operasional Ibarbo Park dimulai pukul 09.00 WIB baik pada weekday maupun weekend, dengan jam tutup yang berbeda menyesuaikan hari kunjungan. Pada hari biasa, pengunjung relatif lebih lengang, namun saat libur panjang area parkir kerap penuh sejak pagi.
Harga Tiket Terjangkau, Banyak Pilihan
Salah satu keunggulan Ibarbo Park Yogyakarta adalah harga tiket yang relatif terjangkau. Tiket masuk dibanderol mulai Rp30.000, dengan perbedaan tipis antara weekday dan weekend. Pengelola menyediakan dua jenis tiket, yakni tiket reguler dan tiket terusan.
Tiket reguler hanya berlaku untuk masuk area wisata, sedangkan tiket terusan memungkinkan pengunjung menikmati 14 wahana dari total 22 wahana yang tersedia. Tiket terusan dinilai lebih hemat bagi pengunjung yang ingin mencoba banyak permainan.
Menariknya, pengunjung masih bisa melakukan upgrade tiket di dalam area jika awalnya membeli tiket reguler.
Anak-anak dengan tinggi badan di bawah 80 cm juga mendapatkan fasilitas gratis masuk tanpa dikenakan tiket.
Kota Kartun Terbesar dan Wahana Lengkap
Julukan kota kartun terbesar di Jogja bukan tanpa alasan. Di dalam kawasan Ibarbo Park Yogyakarta, pengunjung akan menemukan berbagai spot foto Instagramable dengan desain warna-warni dan karakter kartun ikonik.
Setiap sudutnya dirancang menarik untuk anak-anak maupun orang dewasa.
Total terdapat 22 wahana permainan, mulai dari pink slide, VR Zone, rumah ilusi, rumah hantu, bumper car, kereta kartun, hingga wahana favorit seperti 360 Crazy Ride dan Dino Ride. Rata-rata durasi permainan berkisar antara 3–5 menit per wahana.
Bagi pemegang tiket terusan, sebagian besar wahana bisa dinikmati tanpa biaya tambahan, meski hanya satu kali permainan.
Aviary Terbesar di Indonesia
Salah satu daya tarik utama lainnya adalah Carnival Aviary yang diklaim sebagai aviary terbesar di Indonesia. Di area ini, pengunjung bisa melihat lebih dari 100 jenis burung dari berbagai spesies. Bahkan, terdapat pertunjukan edukatif yang menampilkan kepintaran burung, meski jadwal show berbeda antara weekday dan weekend.
Baca Juga: PPPK Bisa Jadi PNS Juli 2026: Jalur Transparan untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan PTNB
Selain burung, tersedia juga mini zoo dengan hewan seperti domba, kelinci, dan kura-kura. Pengunjung dapat memberi makan hewan dengan membeli pakan resmi yang disediakan pengelola, sehingga tetap aman dan terkontrol.
Kolam Balon Raksasa dan Fasilitas Lengkap
Tak hanya wahana permainan, Ibarbo Park Yogyakarta juga memiliki kolam balon raksasa yang bisa digunakan untuk berenang. Area ini menjadi favorit anak-anak, terutama saat cuaca cerah. Namun pengunjung disarankan membawa perlengkapan renang sendiri.
Fasilitas pendukung pun terbilang lengkap, mulai dari musala, toilet, food court, hingga area belanja oleh-oleh khas Yogyakarta. Pengunjung bisa membeli souvenir, pakaian, hingga makanan khas tanpa perlu keluar area wisata.
Dengan konsep wisata terpadu, harga terjangkau, dan wahana super lengkap, tak heran jika Ibarbo Park Yogyakarta kini menjadi salah satu destinasi favorit wisata keluarga yang sedang naik daun di Kota Gudeg.
Baca Juga: PPPK Jadi PNS Tanpa Tes 2026: Revisi UASN Buka Jalan Pengabdian Panjang Diakui Sebagai Kompetensi
Editor : Kirana Meigita Luciana Rani